JUAL PRODUK TIENS ( PENINGGI BADAN, PELANGSING, PENGGEMUK, MASKER SPIRULINA, PEMBESAR PAYUDARA MHCA )

Category: Masalah Kewanitaan (Page 2 of 2)

Perbedaan Warna Keputihan Normal Dan Tidak Normal

Ketahui Perbedaan Warna Keputihan Normal Dan Tidak Normal. Ternyata seperti ini penjelasannya.

Keputihan atau dalam bahasa lainnya Vaginal Discharge merupakan sebuah kondisi dimana keluarnya cairan tubuh melalui vagina. Hal ini merupakan proses alami yang dialami wanita ketika terjadi perubahan pada masa siklus menstruasi. Biasanya cairan yang keluar itu kental dan juga lengket pada seluruh siklus. Namun, saat terjadi ovulasi cairannya berwarna bening dan lebih encer.

Bagaimana Mengetahui Perbedaan Warna Keputihan Normal Dan Tidak Normal

Biasanya wanita yang mengalami keputihan merasa tidak nyaman dan sedikit was-was karena takut menyebabkan masalah lain pada kesehatan kewanitaan. Namun, perlu anda ketahui bahwa keputihan bukanlah penyakit melainkan merupakan sebuah gejala yang menandai adanya suatu penyakit.

Dikutip langsung dari laman hellosehat.com ada 3 penyebab utama pada keputihan yang tidak normal, yaitu sebagai berikut :

  1. Terjadinya Infeksi Yang Diakibatkan Oleh Golongan Bakteri. Gardnerella vaginalis merupakan jenis bakteri anaerob yang tidak membutuhkan oksigen untuk hidup. Nah, dalam kasus keputihan tidak normal yang di akibatkan oleh bakteri ini ialah sekitar 23.6%.
  2. Diakibatkan Oleh Jamur. Jamur yang sering menyerang organ tubuh yang dilapisi mukosa ialah Candida Albicans. Nah, dalam kasus keputihan yang tidak normal diakibatkan oleh jamur ini merupakan yang paling tinggi diantara jenis infeksi lainnya, yaitu sekitar 15-42%. Dan keputihan ini meningkat kasusnya pada wanita hamil.
  3. Golongan Parasit yang terkenal dengan Trikomonas vaginalis yang menyebabkan keputihan tidak normal sekitar 5,1-20%.

Itulah 3 penyebab yang bisa membuat keputihan menjadi tidak normal.

Sekilas Menganai Keputihan!

Jika seorang wanita mengalami keputihan, itu memang wajar terjadi karena beberapa faktor seperti stress, kehamilan atau aktivitas seksual.

Tapi, waspadalah jika keputihan yang anda alami itu merupakan keputihan patologis ( tidak normal ). Keputihan patologis ini ditandai dengan warna, konsistensi, volume dan juga bau yang tidak wajar.

Keputihan patologis ini diakibatkan oleh 2 jenis yaitu yang infeksi dan non-infeksi.

Penyebab patologis non-infeksi ialah berkaitan dengan adanya benda asing yang masuk seperti kontrasepsi spiral maupun penyakit lain seperti kanker serviks.

Sedangkan keputihan patologis infeksi diakibatkan oleh adanya bakteri, jamur, maupun parasit.

Lalu Bagaimana Cara Anda Mengetahui Keputihan Normal Dan Tidak Normal?

Berikut ini beberapa hal yang bisa anda perhatikan untuk memastikan keputihan yang anda alami itu normal atau bahkan tidak normal.

Perhatikanlah Kondisi Keputihan

Cek kondisi cairan vagina anda jika terinfeksi bakteri biasanya berwarna putih hingga keabuan dan homogen. Dengan volume yang banyak dan juga lengket. Sehingga mudah menempel pada pakaian dalam anda.

Jika terinfeksi jamur, maka tekstur keputihan anda akan menjadi lebih kental seperti keju atau gumpalan susu. Warnanya seperti putih kekuningan, volume nya pada awal itu sedikit, namun jika bertambah parah maka akan menjadi lebih banyak.

Sedangkan jika terinfeksi parasit warnanya agak lebih berbeda yaitu kuning kehijauan, volumenya bertambah setiap harinya, lengket dan terkadang terlihat ada buih di keputihannya.

Bau Keputihan Yang Berbeda

Keputihan normal pada dasarnya tidak berbau, namun untuk keputihan patologis akan menimbulkan bau yang khas.

Infeksi bakteri : keputihannya berbau amis

Infeksi jamur : bau khas namun terkadang tidak mengeluarkan bau.

Infeksi parasit : baunya seperti bau busuk.

Perhatikan Gejala Penyerta Keputihan

Jika keputihan yang dialami akibat infeksi bakteri maka rasa yang sering dirasakan ialah gatal di area vagina dan sering di garuk hingga lecet.

Jika diakibatkan jamur, maka akan ada rasa panas yang mendominasi di vagina.

Sedangkan akibat parasit ialah nyeri saat buang air, serta bisa juga merasa sakit pada saat hubungan seksual.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai keputihan pada wanita. Semoga dapat membantu anda dalam mendapatkan informasinya.

Untuk konsultasi masalah kewanitaan, anda juga bisa langsung menghubungi kami dengan cara klik tombol dibawah ini.

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Umumnya siklus haid pada wanita berkisar antara 21-35 hari sekali. Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar.

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Mengalami haid/menstruasi adalah sebuah kejadian alami yang pasti akan dirasakan oleh semua wanita didunia ini. Umumnya siklus haid akan terjadi setiap 21-35 hari sekali. Namun bagaimana jika dalam sebulan, Anda mengalami haid 2 kali? Atau malah, telat haid sampai berbulan-bulan? Itu merupakan pertanda kalau siklus haid Anda tidak lancar.

Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab mengapa siklus haid Anda tidak lancar. Dilansir dari halodoc.com, salah satu penyebab yang paling sering dialami adalah ketidakseimbangan hormon. Ada dua hormon yang memainkan peran di sini. Pertama, hormon estrogen yang memengaruhi kesuburan dan siklus haid. Lalu, kedua ada hormon progesteron yang membantu mengatur sistem reproduksi dalam mempersiapkan terjadinya kehamilan, termasuk siklus haid.

Nah, jika salah satu hormon tersebut bermasalah, maka siklus haid dan kesuburan akan terpengaruh. Lalu, apa yang membuat hormon-hormon itu tidak seimbang? Macam-macam faktor pendorongnya, seperti stres, kegemukan, atau terlalu kurus.  

Jika Anda telah mengetahui kalau siklus haid Anda tidak normal, segeralah berkonsultasi ke dokter. Karena Anda waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar dibawah ini.

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Jika Anda tidak segera menindaklanjuti gangguan haid tidak lancar, maka Anda perlu mewaspadai penyakit yang akan ditimbulkan dibawah ini:

1. Masalah Kesuburan

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Kesuburan identik dengan proses ovulasi (kondisi dimana sel telur siap untuk dibuahi). Jika kedua hormon yang berperan dalam proses haid terganggu, hal inilah yang akan berpengaruh pada proses ovulasi. Untuk memastikan tingkat kesuburan dan kemandulan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat sejak dini.

2. Polip Rahim

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Polip adalah tumbuhnya jaringan dari lapisan organ tertentu ke dalam rongga tubuh. Dampak siklus haid tidak teratur, akan sulit menentukan kapan ovulasi akan tiba. Dengan demikian, agak sulit membedakan penyakit ini dengan ketidaksuburan. Oleh sebab itu sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dapat ditangani dengan segera.

3. Kanker Rahim

Perlu Anda ketahui bahwa kanker rahim ini adalah karena dampak siklus haid yang tidak teratur. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan pendarahan di luar siklus mentruasi. Jadi pendarahan yang terjadi belum tentu adalah pendarahan normal akibat menstruasi. Lakukan pap smear minimal satu kali dalam setahun untuk mencegah penyakit ini. Pap smear berguna untuk mengetahui dan mencegah penyakit yang terjadi pada organ reproduksi wanita.

4. Sindrom Ovarium Polilistik

Sesuai namanya, sindrom ovarium polikistik adalah penyakit yang terdapat pada rahim, yang dapat mengurangi tingkat kesuburan. Gejalanya adalah jumlah darah yang sedikit dan perubahan gejala fisik seperti tumbuhnya bulu yang lebat, wajah berminyak dan sering berjerawat. Sindrom ini dapat meningkatkan resiko kanker endometrium, bila jarak haid lebih dari 60 hari, dalam jangka waktu yang berkepanjangan.

5. Kista Ovarium

Kista adalah tumor jinak yang berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Penyakit ini dapat terjadi karena dampak siklus haid tidak teratur. Seringkali para wanita tidak menyadari adanya kista pada tubuhnya karena kista dalam bentuk yang kecil tidak menyebabkan gangguan. Kista ini akan menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa jika ukurannya sudah membesar. Jalan satu – satunya adalah membuang kista dengan cara dioperasi.

Demikianlah beberapa penyakit yang perlu Anda waspadai karena disebabkan oleh haid tidak lancar. Semoga dengan ini Anda jadi lebih berhati-hati ya. Jika dirasa siklus haid Anda tidak lancar, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter dan segera mendapatkan tindakan. Salam sehat Tiens!

Waspada Inilah Gejala Yang Ditimbulkan Jika Menstruasi Tidak Normal

Waspada Inilah Gejala Yang Ditimbulkan Jika Menstruasi Tidak Normal – Apa anda sering mengalami gejala seperti ini?

Setiap wanita memiliki siklus yang berbeda pada saat mengalami menstruasi. Ada yang masa periode nya hanya 2 hari, atau bahkan ada yang mengalaminya selama 1 minggu penuh. Jika hal ini berjalan secara konsisten, maka sebenarnya tidak perlu khawatir namun tetap harus waspada.

Apakah Menstruasi Anda Lancar?

Pada umumnya, waktu menstruasi wanita adalah 2 – 7 hari. Sedangkan untuk siklus menstruasinya itu berlangsung pada 21 – 35 hari yang rata – rata umumnya ialah 28 hari. Walaupun siklus menstruasi wanita ini berbeda – beda, namun tetap saja ada kondisi yang harus diwaspadai jika terjadi indikasi adanya masalah kesehatan.

Bagaimana Gejala Yang Ditimbulkan Jika Menstruasi Tidak Normal?

Dikutip dari laman halodoc.com mengenai gejala haid yang tidak normal dan perlu segera ditangani rumah sakit ialah :

Terlambatnya Datang Bulan ( Menstruasi )

Ada sebagian wanita yang memang memiliki siklus lebih teratur daripada yang laun. Namun, sebagian besarnya siklus haid itu terjadi setiap 28 hari sekali. Nah, jika haid tiba – tiba terhenti maka ada beberapa alasan yang mesti di waspadai. Misalnya seperti terjadi kehamilan, dan dengan di cek melalui alat tes kehamilan itu merupakan cara mudah untuk menjawabnya.

Bagaimana jika bukan kehamilan yang terjadi? Maka beberapa hal ini bisa juga anda waspadi seperti obesitas, olahraga yang terlalu sering, konsumsi pil KB, PCOS ( Sindrom Ovarium Polikistik ), stress berat atau juga perimenopause.

Terjadinya Pendarahan Yang Berat

Jumlah darah yang dikeluarkan setiap wanita pada saat menstruasi memang berbeda. Jika anda membutuhkan banyak pembalut pada waktu yang cepat, maka itu gejala dari menorrhagia.\

Waktu Menstruasi Yang Terlalu Pendek Ataupun Panjang Terasa Tida Normal

Untuk waktu normal seorang wanita mengalami menstruasi ialah berlangsung selama 2 hingga 7 hari. Dengan menggunakan alat kontrasepsi juga itu bisa mempengaruhi hormone yang dapat mempersingkat siklus menstruasi.

Namun pada masa menuju menopause juga dapat mengganggu siklus normal. Tapi, pada saat haid terjadi lebih singkat secara tiba – tiba. Maka ini bisa juga merupakan sebuah tanda dari beberapa penyakit, seperti tidak seimbangnya hormone, fibroid atau polip.

Terjadinya Kram Perut Yang Cukup Intens

Pada saat menstruasi, terjadinya kram memang wajar karena adanya kontraksi uterus yang mendorong keluar lapisan uterus. Kram ini biasanya terjadi pada saat 1 atau 2 hari menjelang menstruasi dan berlangsung selama 2 hingga 4 hari. Namun, jika kram yang terjadi itu cukup intens dan terbilang parah, maka ini bisa merupakan gejala dari fibroid, penggunaan IUD, endometrosis, adenomyosis, penyakit radang panggung ( PID ).

Terjadinya Pendarahan Diantara Masa Menstruasi

Ada beberapa alasan mengapa seorang wanita mengalami kemunculan bercak atau pendarahan di sela-sela periode menstruasi. Beberapa penyebab adalah perubahan dalam kontrol kelahiran, dan yang lainnya memerlukan perawatan oleh dokter. Penyebab perdarahan di antara periode menstruasi ini bisa terjadi akibat melewatkan atau mengubah pil KB, PMS seperti klamidia atau gonore, PCOS, cedera pada vagina (seperti saat berhubungan seksual), polip atau fibroid uterus, kehamilan, kehamilan ektopik atau keguguran, perimenopause, kanker serviks, ovarium, atau rahim.

Itulah beberapa gejala yang bisa anda waspadai jika merasa haid tidak berjalan secara normal. Jangan sampai terlambat untuk ditangani ya.

Bersama kami juga, anda bisa sharing dan konsultasi masalah kesehatan reproduksi. Kami akan berikan solusi tepat untuk masalah yang sedang anda hadapi.

Klik Tombol Dibawah Untuk Terhubung Dengan Kami

Apakah Pengertian Menstruasi ?

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai pengertian dari menstruasi. Anda bisa simak informasi lengkapnya disini.

Datang bulan atau menstruasi merupakan hal yang wajar dialami oleh setiap wanita. Namun, apakah setiap wanita sudah mengetahui pengertian sebenarnya dari kata menstruasi ini? Nah, bagi anda yang sudah tahu atau masih sedikit ragu, mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Menstruasi?

Dikutip dari laman alodokter.com Menstruasi merupakan sebuah proses keluarnya darah melalui vagina yang terjadi disebabkan oleh siklus bulanan alami pada tubuh wanita. Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim ( endometrium ) yang berisi pembuluh darah. Jika tidak terjadi kehamilan, endometrium ini akan mengalami peluruhan dan keluar bersama darah melalui vagina.

Apa Saja Gejala Pada Siklus Menstruasi?

Pada siklus menstruasi, adanya perubahan jumlah hormone pada tubuh wanita akan terjadi. Hal ini bisa mempengaruhi fisik dan emosi yang bisa terasa beberapa hari menjelang menstruasi. Nah, gejala inilah yang disebut dengan sindrom pramenstruasi ( Premenstrual Syndrom ) atau yang sering disebut dengan singkatn PMS.

Untuk perubahan fisik yang bisa anda rasakan sebelum menstruasi ialah sebagai berikut :

  1. Tubuh mudah terasa lelah,
  2. Muncul jerawat di area wajah,
  3. Perut terasa kembung,
  4. Sakit kepala,
  5. Payudara menjadi lebih sensitive atau terasa linu,
  6. Naiknya bobot badan,
  7. Terasa pegal atau nyeri pada bagian otot dan sendi,
  8. Bisa terjadi diare atau konstipasi,
  9. Serta keluarnya cairan dari vagina atau terjadinya keputihan sebelum menstruasi.

Sedangkan, untuk perubahan emosi yang bisa anda rasakan ialah :

  1. Tiba – tiba suasana hati tidak stabil,
  2. Uring – uringan gak jelas penyebabnya,
  3. Hilangnya konsentrasi, sehingga sulit focus.
  4. Hati jadi sensitive dan mudah menangis,
  5. Susah tidur,
  6. Adanya perubahan nafsu makan,
  7. Mengalami kecemasan yang berlebihan,
  8. Menurunnya gairah seks,
  9. Serta menurunnya rasa percaya diri.

Untuk sebagian wanita, perubahan pada saat PMS ini sangat mengganggu aktivitasnya sehari – hari. Sehingga tidak aneh jika ada wanita yang mengalami PMS berat disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu. Namun, jangan khawatir karena gejala PMS ini bisa mereda dengan sendirinya pada waktu beberapa hari.

Apa Yang Terjadi Saat Wanita Mengalami Menstruasi?

Pada saat menstruasi, tentu akan ada darah yang keluar dari vagina dengan rentang waktu 2 hingga satu minggu. Dengan jumlah darah berkisar 30-70 mililiter. Tapi, ada juga sebagian wanita yang mengeluarkan darah lebih banyak pada hari pertama dan kedua.

Pada saat menstruasi juga, tidak menutup kemungkinan dapat terjadi sakit atau kram perut. Nah, jika anda pernah mengalaminya, maka sekarang bisa dilakukan dengan cara mengatasinya seperti berikut ini :

  1. Kompres perut dengan air hangat, agar suhu perut bisa menjadi lebih hangat.
  2. Lakukan olahraga ringan secara rutin seperti jalan kaki atau bersepeda.
  3. Pijatlah perut bagian bawah secara perlahan.
  4. Hindari minuman yang beralkohol dan memiliki kandungan kafein tinggi.
  5. Relaxkan tubuh anda dengan cara bisa melakukan yoga maupun meditasi.

Bagaimana Cara Mengetahui Adanya Kelainan Pada Siklus Menstruasi?

Secara umum, untuk mengetahui adanya tanda kelainan siklus menstruasi ialah dengan munculnya gejala seperti :

  1. Menstruasi terjadi lebih dari 7 hari,
  2. Adanya pendarahan yang sangat banyak atau deras sehingga memerlukan ganti pembalut setiap 1 atau 2 jam.
  3. Dalam waktu 21 hari biasanya menstruasi terjadi lebih sering.
  4. Terjadinya menstruasi kurang dari yang seharusnya dalam kurun waktu 45 hari.

Adanya kelainan menstruasi pada wanita di usia awal menstruasi bisa dilihat dari tanda seperti berikut ini :

  1. Menstruasi belum terjadi pada usia 14 tahun dengan diikuti tanda hirustisme.
  2. Menstruasi belum terjadi pada usia 15 tahun.
  3. Menstruasi belum terjadi pada kurun waktu 3 tahun setelah berkembangnya payudara.

Nah, jika anda merasa ada yang janggal dalam siklus menstruasi. Disini kami siap membantu memberikan solusi terbaik dalam penanganan yang tepat.

Untuk konsultasi, langsung saja hubungi kami melalui chat di website ini.

KLIK TOMBOL YANG ADA DI BAWAH INI YA!

FREE KONSULTASI!

Newer posts »
Ada yang mau ditanyakan?
Informasi Produk Tiens Lengkap di WhatsAppKirim Chat
+ +