JUAL PRODUK TIENS ( PENINGGI BADAN, PELANGSING, PENGGEMUK, MASKER SPIRULINA, PEMBESAR PAYUDARA MHCA )

Category: Informasi Kesehatan (Page 1 of 2)

Apakah penyakit kista, miom, PCO, PCOS, dan endometriosis dapat disembuhkan?

Apakah penyakit kista, miom, PCO, PCOS, dan endometriosis dapat disembuhkan? Ini adalah penyakit yang diwaspadai para wanita. Simak penjelasannya disini.

Apakah penyakit kista, miom, pco, pcos, dan endometriosis dapat disembuhkan?

Anda khususnya wanita, penting untuk senantiasa merawat area kewanitaan Anda. Baik itu dari kebersihan dan kesehatannya. Pastikan apakah siklus haid/menstruasi Anda setiap bulannya teratur. Bila siklus haid Anda dirasa tidak normal, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

Jika Anda kurang menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan Anda, bahaya penyakit seperti kista, miom, pco, pcos, dan endometriosis dapat menjadi ancaman. Karena penyakit-penyakit tersebut menyerang bagian kewanitaan Anda khususnya rahim. Lalu penyakit kista, miom, PCO, PCOS, dan endometriosis dapat disembuhkan? Jangan panik dulu. Simak faktanya dibawah ini.

Apakah penyakit kista, miom, PCO, PCOS, dan endometriosis dapat disembuhkan?

Semua penyakit yang ada di dunia ini pasti ada obatnya. Baik itu yang sudah ditemukan maupun masih dalam penelitian. Termasuk penyakit-penyakit yang menyerang organ kewanitaan berikut ini. Kista, miom, PCO, PCOS, dan endometriosis.

Jika Anda mengidap salah satu penyakit ini, tak perlu panik. Sebelum jangka panjang, Anda dapat melakukan pengobatan sebelum makin parah. Mari kita ulas satu persatu, dilansir dari hellosehat.com.

1. Kista

Penyakit kista adalah munculnya suatu benjolan yang berisi cairan. Ada yang ukurannya sebesar biji jagung, sampai membesar jika tidak langsung ditindaklanjuti. Kista adalah tumor jinak alias bukan kanker, maka penyakit kista tidak berbahaya. Umumnya, penyakit kista tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, bila dibiarkan berkembang lebih besar dapat menjadi parah. Serta kista ini akan berbahaya jika muncul di bagian kewanitaan Anda. Yang lebih dikenal sebagai kista ovarium.

Dalam beberapa kasus, kista dapat hilang dengan sendirinya. Untuk mempercepat proses penyembuhan, Anda dapat mengompres kista dengan air hangat. Cara ini dapat membantu menguras kista dan menghilangkannya lebih cepat. Jangan sekali-kali memencet benjolan kista, karena hal ini dapat menyebabkan infeksi. Jika kista Anda dirasa semakin membesar, segera periksakan diri ke dokter.

2. Miom

Apakah penyakit kista, miom, pco, pcos, dan endometriosis dapat disembuhkan?

Tidak sedikit yang beranggapan kalau miom dan kista itu sama. Padahal berbeda. Uterine fibroid atau miom adalah benjolan atau tumor jinak yang tumbuh di rahim. Miom dapat tumbuh di dinding rahim bagian dalam maupun bagian luar. Sedangkan kista biasanya tumbuh di bagian luar kewanitaan.

Seorang wanita yang mengalami miom dapat memiliki lebih dari satu buah tumor di dalam rahimnya. Jika Anda merasakan darah haid yang banyak dan berlangsung lebih dari seminggu, nyeri perut bagian bawah, dan sering buang air kecil, kemungkinan besar ada miom di rahim Anda.

Hanya ada satu kesamaan antara kista dan miom, yaitu pengobatannya. Miom umumnya akan hilang dengan sendirinya setelah diberikan sejumlah pengobatan seperti kista. Namun bila makin parah, Anda perlu melakukan terapi hormon untuk mencegah perkembangan miom dan meredakan gejalanya, atau tindakan operasi untuk mengangkat miom.

3. PCO dan PCOS

Apakah penyakit kista, miom, pco, pcos, dan endometriosis dapat disembuhkan?

Dilihat dari namanya, banyak yang menganggap kedua penyakit ini sama. Padahal ada sejumlah perbedaannya.

PCO (polycystic ovaries) adalah adanya kantung-kantung berisi cairan di dalam ovarium. Kebanyakan PCO terjadi secara alami sebagai akibat dari siklus haid normal (kista fungsional) dan selama tahun-tahun persalinan. Biasanya, PCO tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan, tanpa perlu tindakan dokter.

Sedangkan PCOS (Polycystic Ovary Syndrome) adalah kondisi metabolisme (hormonal) di mana ovarium memiliki jumlah folikel yang besar dan abnormal. Folikel ini tidak berbahaya, tetapi mereka dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang sering mengakibatkan beberapa masalah. Seperti haid yang tidak teratur atau tidak ada siklus sama sekali, kenaikan berat badan, sulit hamil, rambut tubuh berlebihan, dan muncul jerawat atau kulit berminyak.

Perbedaan yang sangat terlihat dari kedua penyakit ini adalah, PCO bukan penyakit, sedangkan PCOS adalah kondisi metabolisme. Perempuan dengan PCOS harus mewaspadai risiko terkait yang mungkin termasuk: diabetes, komplikasi kehamilan (misalnya diabetes gestasional), penyakit kardiovaskular, obesitas dan kanker endometrium. Sementara perempuan dengan PCO tidak memiliki resiko yang serupa.

Jika Anda ingin melakukan program hamil tetapi didiagnosa PCO, Anda masih dapat melakukannya. Namun beda halnya jika Anda didiagnosa PCOS. Karena perempuan dengan PCOS beresiko keguguran yang lebih tinggi. Jadi, diperlukan perhatian khusus dari dokter saat melakukan program hamil.

4. Endometriosis

Apakah penyakit kista, miom, pco, pcos, dan endometriosis dapat disembuhkan?

Endometriosis adalah penyakit yang menyerang perut bagian bawah pada wanita. Ini terjadi karena jenis jaringan yang biasanya melapisi bagian dalam rahim (endometrium) malah tumbuh juga di bagian luarnya. Gejala utama yang muncul adalah rasa nyeri pada perut bagian bawah. Gejala ini sering bertambah parah terutama pada saat menstruasi atau saat melakukan hubungan seksual.

Sebelum makin parah, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan. Mulai dari yang paling sederhana dulu seperti perbanyak makan buah dan sayur, menghindari makanan yang dapat menyebabkan peradangan, seperti makanan olahan, produk susu,dan gula.

Hindari juga stres. Gejala endometriosis dapat menjadi lebih berat bila seseorang merasa stres. Cobalah menggunakan teknik relaksasi yang dapat membantu Anda untuk fokus pada hal-hal yang menenangkan sehingga bisa mengurangi produksi hormon stres. Teknik relaksasi yang dapat Anda coba dengan mudah adalah menarik napas dalam melalui hidung, kemudian keluarkan perlahan lewat mulut.

Demikianlah definisi dan pengobatan yang bisa Anda lakukan Apakah penyakit kista, miom, pco, pcos, dan endometriosis dapat disembuhkan. Semoga informasi ini membuat Anda semakin waspada dan bermanfaat.

Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur

Bagi wanita, jangan sepelekan siklus haid yang tidak teratur. Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur.

Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur

Fenomena haid atau menstruasi adalah proses alami yang pasti akan dialami oleh seluruh wanita di dunia ini. Biasanya terjadi dalam 21-35 hari sekali. Bagaimana dengan Anda, apakah siklus haid Anda teratur setiap bulannya?

Umumnya masa haid atau menstruasi wanita terjadi selama 3-10 hari dalam sebulan. Itu termasuk masa haid yang normal. Namun apabila masa haid Anda tak bisa ditebak kapan datangnya dan tidak terjadi dalam kurun waktu 21-35 hari seperti normalnya, ada kemungkinan kalau siklus haid Anda tidak normal atau tidak teratur.

Jangan sepelekan siklus haid Anda apabila terjadi lebih dari 2x dalam sebulan. Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur.

Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur

Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur

Sebelumnya Anda perlu mengetahui penyebab siklus haid yang tidak normal/teratur.

Melansir parenting.orami.co.id, hal-hal dibawah ini merupakan penyebab umum siklus haid yang tidak teratur:

1. Stres

Proses ovulasi yang harusnya terjadi saat hendak haid akan tersendat jika Anda sedang stres. Stres menyebabkan terganggunya hormon seks seperti estrogen. Juga, tingkat hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon Luteinizing (LH) menurun. Ini mencegah pembentukan lapisan rahim yang membuat proses haid Anda menjadi terhambat.

2. Penggunaan Pil KB. 

Sebagian besar pil KB mengandung kombinasi hormon estrogen dan progestin (beberapa hanya mengandung progestin saja). Pil ini dapat mencegah kehamilan dengan cara menjaga ocarium untuk tidak melepaskan sel telur. Sehingga, saat Anda mengonsumsi atau berhenti mengonsumsinya, itulah yang menyebabkan haid Anda menjadi tak teratur atau sulit diprediksi kedatangannya.

3. Polip rahim

Polip rahim adalah pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada dinding rahim yang bersifat non kanker atau disebut tumor. Tumor ini bisa beragam ukurannya, mulai dari sebesar biji apel hingga sebesar jeruk bali, dan dapat menimbulkan perdarahan serta rasa sakit dalam periode tertentu.

4. Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan yang tidak normal, kram atau nyeri sebelum dan selama menstruasi, dan hubungan seksual yang menyakitkan.

5. Radang panggul (PID

Pelvic Inflammatory Disease (PID) adalah infeksi bakteri yang memengaruhi sistem reproduksi wanita. Gejala PID yang biasanya terjadi adalah keputihan secara terus menerus, menstruasi yang tidak teratur, nyeri di daerah panggul dan perut bagian bawah, demam, mual, muntah, atau diare.

Waspada penyakit yang akan mengintai bila siklus haid tidak teratur

Setelah mengetahui penyebabnya, tentu Anda dapat menjadi lebih waspada bila siklus haid Anda dirasa tidak teratur. Karena tak sedikit juga wanita yang khawatir dengan siklus haidnya yang tidak teratur karena penyakit yang akan mengintai seperti dibawah ini:

1. Kista Ovarium

Kista adalah tumor jinak yang berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Ukurannya dapat bermacam – macam tergantung tingkat keparahannya. Kista ini akan menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa jika ukurannya sudah membesar. Jalan satu – satunya adalah dengan melakukan operasi.

2. Berkurangnya tingkat kesuburan

Hal ini bisa terjadi dikarenakan ovulasi pada organ reproduksi tidak terjadi dengan sempurna sehingga akan mengakibatkan kesulitan untuk mendapatkan anak.

3. Kanker rahim

Kanker rahim biasanya diawali dengan siklus haid yang tidak teratur. Sebagian besar wanita yang menderita kanker rahim ini adalah karena dampak siklus haid yang tidak teratur. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan pendarahan di luar siklus haid. Tapi Anda tidak perlu panik. Anda dapat melakukan deteksi kanker sejak dini dengan pap smear minimal satu kali dalam setahun. Pap smear berguna untuk mengetahui dan mencegah penyakit yang terjadi pada organ reproduksi wanita.

4. Sindrom Ovarium Polilistik

Sesuai namanya, sindrom ovarium polikistik adalah penyakit yang terdapat pada rahim, yang dapat mengurangi tingkat kesuburan. Gejalanya adalah jumlah darah yang sedikit dan perubahan gejala fisik seperti tumbuhnya bulu yang lebat, wajah berminyak dan sering berjerawat. Hal ini disebabkan karena meningkatnya hormon androgen (dikenal sebagai hormon perkembangan pria) dalam tubuh wanita.

5. Anemia parah

Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah rendah. Kondisi ini bisa memberikan efek yang lebih jauh dari sekedar tubuh mudah merasa lelah.

Menurut Daniel R. Spogen, MD dari Univ. of Nevada School of Medicine, Amerika, memiliki siklus yang tidak teratur tidaklah berbahaya. Namun, jika sudah termasuk dalam golongan yang berat sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter. “Menstruasi yang tidak teratur dan sangat berat dapat menyebabkan darah rendah atau anemia,” jelas Daniel.

Demikianlah penyebab mengapa siklus haid yang tidak teratur menjadi hal yang menakutkan bagi setiap wanita yang mengalaminya. Semoga dengan informasi ini Anda menjadi lebih waspada dan dapat melakukan tindakan pencegahan. Salam sehat Tiens!

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Gejala kanker serviks terkadang tidak dapat disadari. Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan? Berikut faktanya.

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Penyakit kanker adalah penyakit mematikan yang telah banyak memakan korban. Salah satunya adalah kanker serviks. Dapat kita ambil contoh kasus beberapa tahun silam. Artis mendiang Julia Perez meninggal setelah berjuang melawan kanker serviks. Padahal sejauh yang kita perhatikan selama ini, mendiang terlihat sehat-sehat saja sebelum divonis mengidap kanker.

Mengapa? Karena kadangkala gejala kanker serviks memang tidak disadari. Dilansir dari alodokter.com, Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan penyakit kanker yang menyerang leher rahim pada organ reproduksi wanita, dan disebabkan oleh Human Papilloma Virus atau HPV. Gejala awalnya adalah keputihan yang terus menerus.

Namun benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan? Jangan panik dulu, simak faktanya dibawah ini.

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Karena gejalanya yang tidak disadari memang terkadang sulit mengetahui apakah keputihan yang dialami merupakan pertanda kanker serviks atau bukan. Anda dapat mengetahuinya dengan memperhatikan ciri-ciri berikut:

1. Keputihan tidak kunjung sembuh

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Jika lendir pada keputihan Anda mengalami perubahan warna, memiliki aroma yang tidak sedap atau bau, serta terjadi perubahan tekstur, dapat menjadi salah satu tandanya. Selain itu bila keputihan Anda tidak kunjung berhenti, sebaiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter, karena itu merupakan salah satu gejala awal kanker serviks.

2. Rasa nyeri saat berhubungan intim

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Jika kanker serviks memasuki stadium lanjut, Anda akan terasa nyeri pinggang dan bagian panggul saat berhubungan intim. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami nyeri panggul saat berhubungan intim, untuk memastikan apakah kondisi ini tanda penyakit kanker serviks atau akibat penyakit lain.

3. Sering buang air kecil

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Jika belakangan ini Anda seringkali buang air kecil dan tak bisa menahannya, ada kemungkinan ini merupakan gejala dari kanker serviks. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh mengelilingi leher rahim, lalu menyebar hingga ke kandung kemih. Namun gejala ini juga bisa muncul akibat infeksi saluran kemih (ISK), sehingga Anda perlu ke dokter untuk memastikannya.

4. Pendarahan vagina yang tidak normal

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Perdarahan ini dapat terjadi lebih banyak atau pun lebih sedikit dari menstruasi biasanya, dapat terjadi di antara periode menstruasi, atau pada wanita yang sudah menopause. Pendarahan vagina juga dapat terjadi saat berhubungan seksual.

Demikianlah ciri-ciri atau gejala dari kanker serviks. Penyebab yang paling mudah dikenali adalah dari keputihan yang Anda alami. Namun bukan berarti keputihan adalah penyebab dari kanker serviks itu sendiri. Fenomena keputihan itu wajar karena area miss v Anda melakukan pembersihan secara alami. Bila keputihan yang Anda alami normal.

Benarkah kanker serviks disebabkan oleh keputihan?

Yang perlu Anda perhatikan adalah bila keputihan Anda jauh dari kata normal, seperti ciri-ciri yang sudah disebutkan diatas. Bisa jadi itu adalah tanda dari gejala kanker serviks. Infeksi HPV kadang bisa sembuh dengan sendirinya. Walau begitu, tanda-tanda ini biasanya muncul ketika kanker serviks telah mencapai stadium lanjut. Sebelum mencapai tingkat tersebut, dibutuhkan waktu bertahun-tahun bagi virus HPV untuk berkembang.

Jadi penting bagi Anda untuk mendeteksi kanker sejak dini. Yuk deteksi kanker mulai dari sekarang! Salam sehat Tiens!

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Bagi wanita, mengalami keputihan terkadang membuat tak nyaman. Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit? Simak faktanya disini.

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Normalnya, keputihan seorang wanita biasanya dialami saat atau sesudah haid/menstruasi. Bisa juga muncul saat Anda sedang stres, kelelahan, dalam masa subur, saat melakukan aktivitas seksual, selama masa hamil dan menyusui. Anda tak perlu khawatir bila mengalami keputihan, karena keputihan berfungsi untuk membawa keluar sel-sel mati dan bakteri dalam tubuh. Dengan kata lain, cairan keputihan membuat Miss V Anda tetap bersih dan terhindar dari infeksi.

Keputihan yang normal biasanya berbentuk cairan kental putih/tidak berwarna dan tidak berbau. Berbeda dengan keputihan yang tidak normal. Anda perlu mengetahui apakah keputihan yang dialami termasuk normal atau tidak. Karena keputihan yang tidak normal dapat beresiko menimbulkan penyakit. Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit? Ketahui faktanya berikut ini.

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Keputihan yang abnormal dapat menimbulkan berbagai penyakit jika tidak segera diberikan perawatan. Untuk itu Anda perlu mengetahui ciri-cirinya dan penyakit yang dapat ditimbulkan dari keputihan yang tidak normal. Agar Anda dapat mendeteksi lebih dini dan segera berkonsultasi pada dokter

Berikut adalah ciri-ciri dari keputihan tidak normal yang dapat menyebabkan penyakit, dilansir dari fimela.com:

1. Kanker serviks

Bila keputihan Anda berwarna sangat cokelat atau kemerahan, Anda beresiko terkena kanker serviks Biasanya keputihan juga disertai pendarahan terus menerus serta sakit pada rahim.

2. Gonorrhoea

Ciri-cirinya apabila keputihan berwarna kuning atau kehitaman serta aromanya tak sedap. Biasanya keputihan jenis ini disertai pendarahan di luar menstruasi serta sakit saat buang air kecil.

3. Trichomoniasis

Jika keputihan yang Anda alami warnanya kekuningan atau hijau dan aromanya tak sedap, bisa dipastikan Anda mengalami trichomoniasis. Keputihan abnormal ini juga biasanya disertai rasa gatal dan nyeri ketika buang air kecil.

4. Infeksi jamur

Keputihan saat infeksi jamur sangat kental, teksturnya agak padat, warnanya putih hingga kekuningan. Infeksi juga menyebabkan rasa ngilu pada saat berhubungan seksual, rasa gatal di sekitar miss V serta bengkak.

5. Infeksi bakteri vaginosis

Jika cairan keputihan berwarna abu-abu, kuning, atau putih disertai aroma amis, maka Anda terkena bakteri vaginosis. Keputihan seperti ini menyebabkan miss V jadi gatal, kemerahan, seperti terbakar, dan bengkak.

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Itulah beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan dari keputihan yang tidak normal. Anda tidak perlu takut jika mengalami keputihan, karena Anda masih bisa mencegah atau mengobatinya agar tidak datang kembali. Berikut tips yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Mengompres area miss v dengan air dingin atau hangat untuk mengatasi rasa gatal, bengkak, atau rasa tidak nyaman
  • Menggunakan kondom jika berencana untuk melakukan hubungan seks
  • Rutin membersihkan miss v setiap hari dengan pembersih miss v yang ringan dan menggunakan air hangat
  • Menggunakan celana dalam yang terbuat dari 100% katun
  • Tidak menggunakan celana yang ketat
  • Menggunakan produk pembersih vagina yang tidak mengandung obat keras

Demikianlah penjelasan dan tips seputar keputihan. Semoga bermanfaat.

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Anda khususnya wanita, apakah mengalami keputihan? Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit? Simak selengkapnya disini.

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Keputihan adalah kondisi ketika lendir atau cairan keluar dari vagina. Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan. Ketika seorang wanita mengalami keputihan, cairan yang diproduksi kelenjar vagina dan leher rahim akan keluar membawa sel mati dan bakteri, sehingga vagina tetap terlindung dari infeksi.

Perlu Anda ketahui bahwa keputihan yang normal biasanya terjadi pada wanita yang masih mengalami atau sesudah menstruasi. Ibu hamil mungkin akan lebih sering mengalami keputihan akibat perubahan hormon. Bila Anda mulai memasuki masa menopause, barulah keputihan akan berkurang.

Namun apakah keputihan itu berbahaya dan dapat menyebabkan penyakit? Anda perlu mengetahui fakta-faktanya berikut ini.

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Sebelum itu, Anda perlu mengetahui ciri-ciri dari keputihan normal dan tidak normal. Keputihan normal ada dalam batas wajar, dan akan berhenti seiring berjalannya waktu karena itu merupakan proses membersihkan dan menjaga kelembaban organ kewanitaan. Namun bagaimana jika tidak normal? Berikut ciri-cirinya:

Ciri-ciri keputihan normal:

  • Tidak berwarna atau berwarna putih.
  • Tidak berbau atau tidak mengeluarkan bau menyengat.
  • Meninggalkan bercak kekuningan di celana dalam.
  • Tesktur cairan keputihan dapat berubah tergantung siklus menstruasi.

Ciri-ciri keputihan abnormal:

  • Cairan keputihan berbeda warna, bau, atau tekstur dari biasanya.
  • Cairan keputihan keluar lebih banyak dari biasanya.
  • Keluar darah setelah berhubungan seksual atau di luar jadwal haid.

Itulah ciri-ciri dari keputihan. Jika keputihan dirasa mengganggu, Anda bisa menggunakan pantyliner.

Namun jika ciri-ciri keputihan Anda termasuk abnormal, maka Anda patut waspada dan segera mengambil tindakan pengobatan. Karena beberapa penyakit dibawah ini dapat mengintai Anda, dilansir dari merdeka.com:

1. Peradangan serviks

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Peradangan serviks atau leher rahim adalah salah satu masalah organ reproduksi yang bisa menyebabkan keputihan. Biasanya ini disebabkan oleh peradangan yang dipicu oleh penyakit menular seksual, reaksi alergi terhadap kontrasepsi yang ditanam dalam rahim, atau reaksi alergi terhadap kondom dan pelumas yang digunakan saat berhubungan seksual.

2. Infeksi jamur

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Keputihan juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur pada vagina. Ini biasanya dialami oleh wanita yang memiliki penyakit diabetes, hamil, mengonsumsi antibiotik atau pil KB. Perubahan pH pada vagina bisa menyebabkan infeksi jamur. Selain itu, jamur juga bisa disebabkan oleh kebersihan yang kurang atau celana dalam yang terlalu lembap.

3. Trikomoniasis vagina

Benarkah keputihan dapat menyebabkan berbagai penyakit?

Trikomoniasis vagina adalah salah satu bentuk penyakit menular yang terjadi pada vagina. Salah satu gejala penyakit ini adalah keluarnya cairan berwarna kekuningan dari vagina dan rasa gatal. Biasanya terjadi tiga sampai 28 hari setelah infeksi terjadi.

Demikianlah penjelasan mengenai keputihan pada wanita dan bahaya penyakit yang akan mengintai. Ada baiknya jika keputihan yang Anda alami tidak normal untuk memeriksakannya ke dokter. Salam sehat Tiens!

Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Anda ingin melakukan diet yang sehat? Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya. Anda mager? no health!

Dari ilustrasi diatas, Anda termasuk yang mana kiranya? Apakah “cukup imut” atau “cukup gendut”?

Penting untuk senantiasa menjaga berat badan Anda agar tetap seimbang. Tidak terlalu kurus dan juga tidak terlalu gemuk. Pola makan teratur, gaya hidup sehat, dan berolahraga perlu Anda perhatikan untuk menjaga berat badan Anda.

Lalu bila Anda termasuk dari yang “cukup gemuk”, apakah sudah terlambat untuk menurunkan berat badan? Eit, tidak ada kata terlambat selagi Anda masih memiliki waktu untuk melakukannya. Tahukah Anda bahwa tidak sedikit orang-orang bertubuh gemuk yang terserang penyakit seperti stroke dan kanker. Anda tidak perlu khawatir, berikut ini kami berikan solusi turunkan berat badan tepat dan sehat, versi Tiens Indonesia!

Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Sebelum itu perlu Anda ketahui, beberapa penyakit yang dapat mengintai orang-orang yang bertubuh gemuk. Bukan bermaksud untuk menakuti ya, tetapi agar Anda lebih waspada dan mulailah gaya hidup sehat dari sekarang.

Dilansir dari kompas.com, berikut ini penyakit yang dapat mengintai orang bertubuh gemuk:

1. Penyakit jantung dan pembuluh darah

Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Orang yang bertubuh gemuk atau obesitas beresiko menyebabkan peningkatan beban kerja jantung, karena dengan bertambah besar tubuh seseorang maka jantung harus bekerja lebih keras memompakan darah ke seluruh jaringan tubuh. Bila kemampuan kerja jantung sudah terlampaui, terjadilah yang disebut gagal jantung. Pengidap obesitas juga sering mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) karena pembuluh darah menyempit akibat jepitan timbunan lemak.

2. Diabetes dan kolesterol

Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

2 penyakit ini kerap mengintai orang-orang yang bertubuh gemuk atau obesitas. Penyakit ini disebabkan karena timbulnya gangguan fungsi insulin pada pengidapnya. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh tubuh. Fungsinya antara lain memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi. Akibat gangguan fungsi insulin, gula tidak dapat masuk ke dalam sel, sehingga tetap beredar dalam darah. Ini dapat diketahui dari kadar gula darah yang meningkat.

3. Nyeri sendi

Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Obesitas akan menyebabkan peningkatan beban pada persendian. Misalnya persendian lutut sehingga lama-lama dapat menimbulkan peradangan persendian (osteoartritis). Gejala-gejalanya antara lain, nyeri pada sendi, diikuti dengan pembengkakan. Sendi juga menjadi kaku tak bisa digerakkan. Yang terparah, penderita tidak sanggup berjalan lagi.

Itulah sejumlah penyakit yang akan mengintai orang-orang bertubuh gemuk atau obesitas. Anda tidak perlu khawatir, mulailah menurunkan berat badan Anda secara perlahan dari sekarang. Bocah SD yang viral di dunia maya karena obesitas, Arya saja mampu menurunkan berat badannya secara drastis. Tentunya semua dimulai dari kemauan dan semangat untuk menjalani gaya hidup sehat. Dan berikut ini metode menurunkan berat badan dengan suplemen sehat ala Tiens!

Metode turunkan berat badan sehat ala Tiens

1. Tiens Grape Extract
Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Mulailah dari mengkonsumsi Tiens Grape Extract 3x sehari 2 kapsul. Suplemen makanan ini terbuat dari resveratrol yang merupakan antibiotika tumbuhan dan antioksidan alami. Resveratrol berperan sebagai pembersih pembuluh darah, menurunkan kekentalan darah dan mencegah terbentuknya trombus / bekuan darah. Serta memperlancar aliran darah otak, mencegah dan mengatasi penyakit jantung dan stroke, dan mengatasi hipertensi/darah tinggi.

2. Tiens Jiang Zhi Tea
Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Dilanjutkan dengan meminum teh herbal Jiang Zhi Tea. Terbuat dari bahan alami teh hijau yang mengandung zat gynosaponins. Zat ini berguna untuk mengatur metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol dalam plasma darah, menghambat pembentukan asam lemak, mencegah jantung koroner, menurunkan lemak darah, melawan penuaan, memperbaiki metabolisme tubuh, memperkuat imunitas, mengobati radang dan mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.

Konsumsi 3x sehari 1-2 bungkus teh. Cukup diseduh dengan air panas, diamkan selama 10 menit dan diminum.

3. Tiens Renuves Capsules
Ingin turun berat badan dengan cara yang tepat? Ini solusinya

Dan terakhir, adalah konsumsi Tiens Renuves Capsules. Terbuat dari berbagai bahan alami seperti :

  • Gynostemma Pentaplyllum, mengandung senyawa gynosaponins yang berfungsi mencegah penyakit pembuluh darah jantung dan otak, mengatur imunitas, memperkuat stamina.
  • Polyphenol sebagai antioksidan, meningkatkan imunitas tubuh, meningkatkan elastisitas dan daya penetrasi pembuluh darah halus, menurunkan kolesterol dan trigleserida, serta berkhasiat menghilangkan penyumbatan dan mengurai trombus, melawan koagulasi keping darah.
  • Bubuk wortel mengandung beta carotene yang sangat dibutuhkan oleh mata, lambung, dan paru-paru.

Konsumsi setiap 3x sehari 4 kapsul. Diminum dengan air hangat. (Baca aturan pakai dan peringatan sebelum mengkonsumsi)

Demikianlah metode menurunkan berat badan tepat dan sehat ala Tiens Indonesia. Sertai juga dengan olahraga teratur dan pola makan seimbang ya. Dapatkan semua produk Tiens diatas hanya di website ini. Klik nomor button Whatsapp yang terdapat di postingan ini ya!

Mager? No! Salam sehat Tiens!

Apakah masa haid yang lebih dari 2 minggu itu berbahaya?

Anda khususnya wanita, bagaimana rentang siklus haid Anda? Apakah masa haid yang lebih dari 2 minggu itu berbahaya? Selengkapnya disini.

Apakah masa haid yang lebih dari 2 minggu itu berbahaya

Setiap wanita di muka bumi ini takkan luput untuk mengalami siklus haid atau menstruasi. Siklus ini penting karena haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah kotor, dan umumnya terjadi setiap 21-35 hari sekali.

Biasanya masa haid yang normalnya dialami adalah dari 3-7 hari. Ada juga yang 10 hari, namun ada juga yang lebih dari 10 hari. Tetapi apakah masa haid yang lebih dari 10 haid itu wajar? Atau justru akan membahayakan? Mari kita ulas selengkapnya.

Apakah masa haid yang lebih dari 2 minggu itu berbahaya?

Berbahaya atau tidaknya, dapat Anda ketahui dari penyebab mengapa masa haid lebih dari 10 hari, berikut ini ulasannya dilansir dari tempo.co

1. Menorrhagia

Apakah masa haid yang lebih dari 2 minggu itu berbahaya

Haid terus-menerus atau lebih dari 2 minggu dapat dikategorikan sebagai kondisi menorrhagia, yaitu kondisi di mana darah menstruasi keluar dalam jumlah yang banyak, tidak wajar, dan berlangsung lama.

Seseorang dianggap mengalami menorrhagia apabila kehilangan darah lebih dari 80 mL dalam satu siklus menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari. Sedangkan, jumlah normal hilangnya darah dalam menstruasi adalah sekitar 30-40 mL dan berlangsung selama 4-5 hari.

2. Memasuki masa menopause

Jika Anda mengalami haid lebih dari 2 minggu di usia 40 tahun keatas, berarti Anda telah memasuki masa menopause. Hal ini terjadi karena di masa ini perubahan hormon di tubuh yang sangat drastis.

3. Polip rahim

Polip adalah pertumbuhan abnormal jaringan yang dapat terjadi pada organ apa pun, termasuk rahim. Ketika ada polip di rahim, wanita mungkin mengalami flek sebelum dan setelah menstruasi, yang mungkin membuat menstruasi jadi lebih lama. Bercak juga bisa muncul di antara periode menstruasi. Polip biasanya jinak, tetapi dalam beberapa kasus dapat beresiko kanker. Sebaiknya periksakan diri ke dokter.

4. Kista ovarium

Kista ovarium sering terjadi, dan dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang lama dan tidak teratur, menurut Center of Menstrual Disorders and Reproductive Choice. Namun, Anda tidak perlu panik. Sebagian besar kista jinak dan jarang bersifat kanker, hanya saja jika ukurannya besar dapat mengganggu aliran darah menstruasi Anda.

Kista biasanya menghilang sendiri, tetapi sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk meyakinkan bahwa kista Anda jinak. Jika ada lebih dari satu kista, Anda mungkin menderita Polycistic Ovarian Syndrome (PCOS). Menurut Mayo Clinic, gangguan sistem endokrin ini dapat menyebabkan menstruasi lebih berat dan tidak teratur. PCOS dapat menyebabkan infertilitas, jadi sebaiknya diobati sejak dini.

Demikianlah 4 penyebab utama mengapa masa haid lebih dari 2 minggu atau terus menerus. Jika kondisi haid Anda termasuk kedalam 4 penyebab diatas, sebaiknya berkonsultasi ke dokter agar mendapat penanganan lebih lanjut. Salam sehat Tiens!

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Anda bingung bagaimana menghitung siklus haid yang tepat? Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Bagi setiap wanita, haid atau menstruasi adalah hal yang pasti akan dialami. Haid/menstruasi biasanya datang setiap sebulan sekali. Namun ada juga wanita yang tak bisa menebak kapan “tamu merah” ini akan datang menghampiri. Apakah Anda adalah salah satunya?

Ada cara sederhana yang bisa Anda coba untuk memprediksi kapan si tamu merah akan datang. Dan berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal.

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Dilansir dari hellosehat.com, satu masa haid rata-rata berlangsung antara tiga sampai tujuh hari. Yang dimaksud dengan siklus haid adalah rentang waktu mulai dari hari pertama haid sampai hari pertama haid pada bulan berikutnya.

Umumnya, siklus haid yang normal terjadi setiap 28 hari sekali, meski ada pula yang setiap 21 sampai 35 hari. Haid Anda masih terhitung normal jika muncul di mana saja di antara rentang waktu ini. Lalu bagaimana cara menghitungnya untuk mengetahui apakah siklus haid Anda tergolong normal atau tidak? Simak caranya dibawah ini.

Cara menghitung siklus haid normal

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Misalnya, hari pertama haid Anda di bulan ini jatuh pada tanggal 17 Februari, jangan lupa tandai di kalender. Selanjutnya, tunggulah sampai haid berakhir. Ketika bulan depan Anda haid lagi maka catat kembali tanggalnya, misalnya di tanggal 15 Maret. Inilah awal siklus haid Anda yang baru.

Kemudian, hitung rentang waktu antara hari pertama menstruasi sebelumnya (tanggal 17) sampai satu hari sebelum haid berikutnya (tanggal 15 Maret). Jangan hitung sampai tanggal 15 karena di hari itu, Anda sudah haid lagi sehingga ini akan terhitung ke dalam siklus haid selanjutnya.

Setelah dihitung, dari tanggal 17 Februari sampai 15 Maret berjarak 28 hari. Jarak hari inilah yang menunjukkan siklus haid Anda, yaitu per 28 hari sekali. Seperti inilah cara menghitung siklus haid yang normal atau teratur.

Cara menghitung siklus haid tidak normal

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Bagi Anda yang punya siklus haid yang tidak normal/teratur, Anda mungkin kebingungan menebak kapan si tamu merah ini akan datang. Misalnya saja, siklus haid Anda bulan ini per 30 hari tapi siklus berikutnya ternyata terhitung lebih cepat jadi per 25 hari, atau justru lebih lama selama 35 hari.

Sebetulnya, cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal itu sama saja kok. Kuncinya tetap dengan menghitung rentang waktu antara hari pertama haid Anda bulan ini sampai satu hari sebelum haid Anda selanjutnya.

Bedanya, Anda yang memiliki menstruasi tidak normal dianjurkan untuk mencatat siklus haid Anda minimal enam bulan berturut-turut lalu bagi rata-ratanya. Nah, hasil yang Anda dapatkan inilah yang menjadi patokan siklus haid Anda.

Demikianlah cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal. Jika Anda masih merasa bingung atau siklus haid Anda tidak berjalan seperti perhitungan diatas, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkapnya. Salam sehat Tiens!

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Musim hujan menyebabkan sejumlah daerah terkena bencana banjir. Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir.

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Indonesia saat ini tengah memasuki musim hujan. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah daerah mengalami musibah banjir. Anda tentu tidak lupa dengan musibah banjir yang menggenangi wilayah Jabodetabek pada awal Januari lalu. Musibah ini menyebabkan ribuan warga harus mengungsi dan tak sedikit pula yang kehilangan tempat tinggal.

Bencana banjir juga membuat sejumlah penyakit bermunculan untuk menjangkiti manusia. Untuk itu Anda perlu mengetahui dan berhati-hati bila penyakit-penyakit ini mulai menyerang. Waspada penyakit yang akan bermunculan di musim banjir.

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Air banjir yang menggenangi rumah Anda berasal dari berbagai tempat. Air banjir yang berwarna cokelat pekat jelas membawa banyak benda kotor, tak terkecuali kotoran manusia. Tidak hanya kotoran manusia, kotoran binatang pengerat seperti tikus yang membawa virus Leptospirosis juga menjadi ancaman.

Karena ini dapat beresiko menjadi penyebab bermunculannya berbagai penyakit. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut inilah penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir.

1. Malaria

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Nyamuk senang beterbangan di tempat lembab dan basah, sehingga resiko munculnya nyamuk penyebab penyakit malaria yaitu Anopheles saat musim banjir. Gejala awal yang paling umum dan bisa dilihat jika terjangkit malaria adalah timbulnya sakit kepala dan juga dibarengi dengan menggigil. Disertai demam berkepanjangan 10-15 hari.

2. Hepatitis A

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Air banjir yang kotor dapat beresiko tersebarnya virus Hepatitis A. Penyakit ini akan menimbulkan infeksi akut pada hati. Hal ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala, seperti: berkurangnya nafsu makan, muntah, sakit perut, mual, mudah lelah, gejala seperti flu, demam, sakit kuning, dan yang lainnya.

3. Influenza (Flu)

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Flu menjadi salah satu penyakit yang paling umum diderita pada musim hujan, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak hingga bayi.

Pada umumnya infeksi ini akan menimbulkan gangguan pada sistem pernapasan, di mana hal ini menimbulkan beragam gejala, seperti: linu dan pegal-pegal, demam, batuk, sakit tenggorokan, bahkan komplikasi yang mengarah ke pneumonia. 

4. Diare

Waspada penyakit yang akan bermunculan saat musim banjir

Penyakit ini sangat umum terjadi di musim hujan dan banjir. Diare ditandai dengan meningkatkan frekuensi BAB berkepanjangan. Berbagai bakteri yang tersebar dari air kotor banjir adalah penyebab kuat penyakit ini

5. Serangan Asma

Asma atau sesak napas di musim hujan biasanya disebabkan karena cuaca yang terlalu dingin. Untuk Anda yang memiliki riwayat sesak napas akut, pastikan tubuh Anda agar tetap hangat.

6. Demam Berdarah 

Selain diare, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegepti ini paling banyak menyerang di saat musim hujan atau banjir. Di musim hujan, perkembangbiakan nyamuk ini semakin tinggi dan meningkat dengan tajam. Demam berdarah ditandai dengan kondisi tubuh yang nyeri dan terasa sakit pada seluruh bagian. Bukan hanya itu saja, penyakit ini juga bisa menyebabkan komplikasi dan terjadinya perdarahan akut yang disebabkan oleh kerusakan di dalam sistem pembuluh darah.

Demikianlah beberapa penyakit yang perlu Anda waspadai dikala musim banjir. Anda tidak perlu panik, jagalah selalu kebersihan dan kesehatan Anda dan keluarga. Bila banjir telah surut, segeralah melakukan pembersihan Jaga selalu kebersihan makanan dan minuman Anda saat banjir tiba dan jangan memakai air banjir untuk mencuci atau apapun. Salam sehat Tiens.

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Umumnya siklus haid pada wanita berkisar antara 21-35 hari sekali. Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar.

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Mengalami haid/menstruasi adalah sebuah kejadian alami yang pasti akan dirasakan oleh semua wanita didunia ini. Umumnya siklus haid akan terjadi setiap 21-35 hari sekali. Namun bagaimana jika dalam sebulan, Anda mengalami haid 2 kali? Atau malah, telat haid sampai berbulan-bulan? Itu merupakan pertanda kalau siklus haid Anda tidak lancar.

Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab mengapa siklus haid Anda tidak lancar. Dilansir dari halodoc.com, salah satu penyebab yang paling sering dialami adalah ketidakseimbangan hormon. Ada dua hormon yang memainkan peran di sini. Pertama, hormon estrogen yang memengaruhi kesuburan dan siklus haid. Lalu, kedua ada hormon progesteron yang membantu mengatur sistem reproduksi dalam mempersiapkan terjadinya kehamilan, termasuk siklus haid.

Nah, jika salah satu hormon tersebut bermasalah, maka siklus haid dan kesuburan akan terpengaruh. Lalu, apa yang membuat hormon-hormon itu tidak seimbang? Macam-macam faktor pendorongnya, seperti stres, kegemukan, atau terlalu kurus.  

Jika Anda telah mengetahui kalau siklus haid Anda tidak normal, segeralah berkonsultasi ke dokter. Karena Anda waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar dibawah ini.

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Jika Anda tidak segera menindaklanjuti gangguan haid tidak lancar, maka Anda perlu mewaspadai penyakit yang akan ditimbulkan dibawah ini:

1. Masalah Kesuburan

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Kesuburan identik dengan proses ovulasi (kondisi dimana sel telur siap untuk dibuahi). Jika kedua hormon yang berperan dalam proses haid terganggu, hal inilah yang akan berpengaruh pada proses ovulasi. Untuk memastikan tingkat kesuburan dan kemandulan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat sejak dini.

2. Polip Rahim

Waspada penyakit yang akan ditimbulkan karena haid tidak lancar

Polip adalah tumbuhnya jaringan dari lapisan organ tertentu ke dalam rongga tubuh. Dampak siklus haid tidak teratur, akan sulit menentukan kapan ovulasi akan tiba. Dengan demikian, agak sulit membedakan penyakit ini dengan ketidaksuburan. Oleh sebab itu sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dapat ditangani dengan segera.

3. Kanker Rahim

Perlu Anda ketahui bahwa kanker rahim ini adalah karena dampak siklus haid yang tidak teratur. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan pendarahan di luar siklus mentruasi. Jadi pendarahan yang terjadi belum tentu adalah pendarahan normal akibat menstruasi. Lakukan pap smear minimal satu kali dalam setahun untuk mencegah penyakit ini. Pap smear berguna untuk mengetahui dan mencegah penyakit yang terjadi pada organ reproduksi wanita.

4. Sindrom Ovarium Polilistik

Sesuai namanya, sindrom ovarium polikistik adalah penyakit yang terdapat pada rahim, yang dapat mengurangi tingkat kesuburan. Gejalanya adalah jumlah darah yang sedikit dan perubahan gejala fisik seperti tumbuhnya bulu yang lebat, wajah berminyak dan sering berjerawat. Sindrom ini dapat meningkatkan resiko kanker endometrium, bila jarak haid lebih dari 60 hari, dalam jangka waktu yang berkepanjangan.

5. Kista Ovarium

Kista adalah tumor jinak yang berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Penyakit ini dapat terjadi karena dampak siklus haid tidak teratur. Seringkali para wanita tidak menyadari adanya kista pada tubuhnya karena kista dalam bentuk yang kecil tidak menyebabkan gangguan. Kista ini akan menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa jika ukurannya sudah membesar. Jalan satu – satunya adalah membuang kista dengan cara dioperasi.

Demikianlah beberapa penyakit yang perlu Anda waspadai karena disebabkan oleh haid tidak lancar. Semoga dengan ini Anda jadi lebih berhati-hati ya. Jika dirasa siklus haid Anda tidak lancar, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter dan segera mendapatkan tindakan. Salam sehat Tiens!

« Older posts
Ada yang mau ditanyakan?
Informasi Produk Tiens Lengkap di WhatsAppKirim Chat
+ +