Anda bingung bagaimana menghitung siklus haid yang tepat? Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Bagi setiap wanita, haid atau menstruasi adalah hal yang pasti akan dialami. Haid/menstruasi biasanya datang setiap sebulan sekali. Namun ada juga wanita yang tak bisa menebak kapan “tamu merah” ini akan datang menghampiri. Apakah Anda adalah salah satunya?

Ada cara sederhana yang bisa Anda coba untuk memprediksi kapan si tamu merah akan datang. Dan berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal.

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Dilansir dari hellosehat.com, satu masa haid rata-rata berlangsung antara tiga sampai tujuh hari. Yang dimaksud dengan siklus haid adalah rentang waktu mulai dari hari pertama haid sampai hari pertama haid pada bulan berikutnya.

Umumnya, siklus haid yang normal terjadi setiap 28 hari sekali, meski ada pula yang setiap 21 sampai 35 hari. Haid Anda masih terhitung normal jika muncul di mana saja di antara rentang waktu ini. Lalu bagaimana cara menghitungnya untuk mengetahui apakah siklus haid Anda tergolong normal atau tidak? Simak caranya dibawah ini.

Cara menghitung siklus haid normal

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Misalnya, hari pertama haid Anda di bulan ini jatuh pada tanggal 17 Februari, jangan lupa tandai di kalender. Selanjutnya, tunggulah sampai haid berakhir. Ketika bulan depan Anda haid lagi maka catat kembali tanggalnya, misalnya di tanggal 15 Maret. Inilah awal siklus haid Anda yang baru.

Kemudian, hitung rentang waktu antara hari pertama menstruasi sebelumnya (tanggal 17) sampai satu hari sebelum haid berikutnya (tanggal 15 Maret). Jangan hitung sampai tanggal 15 karena di hari itu, Anda sudah haid lagi sehingga ini akan terhitung ke dalam siklus haid selanjutnya.

Setelah dihitung, dari tanggal 17 Februari sampai 15 Maret berjarak 28 hari. Jarak hari inilah yang menunjukkan siklus haid Anda, yaitu per 28 hari sekali. Seperti inilah cara menghitung siklus haid yang normal atau teratur.

Cara menghitung siklus haid tidak normal

Berikut ini cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal

Bagi Anda yang punya siklus haid yang tidak normal/teratur, Anda mungkin kebingungan menebak kapan si tamu merah ini akan datang. Misalnya saja, siklus haid Anda bulan ini per 30 hari tapi siklus berikutnya ternyata terhitung lebih cepat jadi per 25 hari, atau justru lebih lama selama 35 hari.

Sebetulnya, cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal itu sama saja kok. Kuncinya tetap dengan menghitung rentang waktu antara hari pertama haid Anda bulan ini sampai satu hari sebelum haid Anda selanjutnya.

Bedanya, Anda yang memiliki menstruasi tidak normal dianjurkan untuk mencatat siklus haid Anda minimal enam bulan berturut-turut lalu bagi rata-ratanya. Nah, hasil yang Anda dapatkan inilah yang menjadi patokan siklus haid Anda.

Demikianlah cara menghitung siklus haid normal dan tidak normal. Jika Anda masih merasa bingung atau siklus haid Anda tidak berjalan seperti perhitungan diatas, berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkapnya. Salam sehat Tiens!