Bagi wanita, mengalami keputihan terkadang membuat tak nyaman. Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit? Simak faktanya disini.

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Normalnya, keputihan seorang wanita biasanya dialami saat atau sesudah haid/menstruasi. Bisa juga muncul saat Anda sedang stres, kelelahan, dalam masa subur, saat melakukan aktivitas seksual, selama masa hamil dan menyusui. Anda tak perlu khawatir bila mengalami keputihan, karena keputihan berfungsi untuk membawa keluar sel-sel mati dan bakteri dalam tubuh. Dengan kata lain, cairan keputihan membuat Miss V Anda tetap bersih dan terhindar dari infeksi.

Keputihan yang normal biasanya berbentuk cairan kental putih/tidak berwarna dan tidak berbau. Berbeda dengan keputihan yang tidak normal. Anda perlu mengetahui apakah keputihan yang dialami termasuk normal atau tidak. Karena keputihan yang tidak normal dapat beresiko menimbulkan penyakit. Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit? Ketahui faktanya berikut ini.

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Keputihan yang abnormal dapat menimbulkan berbagai penyakit jika tidak segera diberikan perawatan. Untuk itu Anda perlu mengetahui ciri-cirinya dan penyakit yang dapat ditimbulkan dari keputihan yang tidak normal. Agar Anda dapat mendeteksi lebih dini dan segera berkonsultasi pada dokter

Berikut adalah ciri-ciri dari keputihan tidak normal yang dapat menyebabkan penyakit, dilansir dari fimela.com:

1. Kanker serviks

Bila keputihan Anda berwarna sangat cokelat atau kemerahan, Anda beresiko terkena kanker serviks Biasanya keputihan juga disertai pendarahan terus menerus serta sakit pada rahim.

2. Gonorrhoea

Ciri-cirinya apabila keputihan berwarna kuning atau kehitaman serta aromanya tak sedap. Biasanya keputihan jenis ini disertai pendarahan di luar menstruasi serta sakit saat buang air kecil.

3. Trichomoniasis

Jika keputihan yang Anda alami warnanya kekuningan atau hijau dan aromanya tak sedap, bisa dipastikan Anda mengalami trichomoniasis. Keputihan abnormal ini juga biasanya disertai rasa gatal dan nyeri ketika buang air kecil.

4. Infeksi jamur

Keputihan saat infeksi jamur sangat kental, teksturnya agak padat, warnanya putih hingga kekuningan. Infeksi juga menyebabkan rasa ngilu pada saat berhubungan seksual, rasa gatal di sekitar miss V serta bengkak.

5. Infeksi bakteri vaginosis

Jika cairan keputihan berwarna abu-abu, kuning, atau putih disertai aroma amis, maka Anda terkena bakteri vaginosis. Keputihan seperti ini menyebabkan miss V jadi gatal, kemerahan, seperti terbakar, dan bengkak.

Apakah keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan penyakit?

Itulah beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan dari keputihan yang tidak normal. Anda tidak perlu takut jika mengalami keputihan, karena Anda masih bisa mencegah atau mengobatinya agar tidak datang kembali. Berikut tips yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Mengompres area miss v dengan air dingin atau hangat untuk mengatasi rasa gatal, bengkak, atau rasa tidak nyaman
  • Menggunakan kondom jika berencana untuk melakukan hubungan seks
  • Rutin¬†membersihkan miss v¬†setiap hari dengan pembersih miss v yang ringan dan menggunakan air hangat
  • Menggunakan celana dalam yang terbuat dari 100% katun
  • Tidak menggunakan celana yang ketat
  • Menggunakan produk pembersih vagina yang tidak mengandung obat keras

Demikianlah penjelasan dan tips seputar keputihan. Semoga bermanfaat.